Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kembali dari Korut, Warga Korsel Diinterogasi

Fajar Nugraha , Jurnalis-Sabtu, 26 Oktober 2013 |08:02 WIB
Kembali dari Korut, Warga Korsel Diinterogasi
Perbatasan Korut yang selalu dijaga (Foto: AFP)
A
A
A

SEOUL - Sekira enam warga Korea Selatan (Korsel) melintasi zone demiliterisasi dari wilayah Korea Utara (Korut). Mereka langsung diinterogasi guna diminta penjelasan mengapa mereka bisa masuk ke wilayah Korut.

Pihak Korsel pun mencari tahu mengapa Korut bersedia untuk membebaskan mereka. Baik pihak Korsel ataupun Korut memberikan detail mengenai keenam warga Korsel yang menyusup masuk ke Negara Komunis tersebut. Demikian diberitakan Associated Press, Sabtu (26/10/2013).

Tetapi ada kemungkinan keenam warga Korsel itu merupakan bagian kecil dari pihak Korsel yang diberikan kesempatan untuk bertemu dengan keluarganya di Korut. Sebelum program itu dibatalkan, rencana reuni antar-warga Korea ini menjadi pembuka kemungkinan langkah diplomasi bagi kedua negara yang pada dasarnya masih dalam kondisi gencatan senjata.

Pihak intelijen Korsel menyatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap warganya. Adalah sebuah kejahatan bagi warga Korsel untuk bepergian ke Korut tanpa mengantongi izin dari pemerintah. Pelanggaran atas aturan itu bisa diancam hukum penjara 10 tahun.

Kembalinya warga Korsel ini berlangsung di saat pemerintah kedua negara menyetujui kunjungan 24 anggota parlemen Korsel, untuk membuka kembali kompleks pabrik Kaesong. Kompleks yang berada di Korut itu, merupakan usaha yang dibangun bersama antara kedua negara.

Sebelumnya, Korut memutuskan untuk menutup kompleks tersebut ketika terjadi ketegangan antara kedua negara bertetangga ini pada Maret lalu.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement