JAKARTA - Ketersediaan air bersih memang sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tetapi keadaan tersebut tidak menjadi kenyataan seperti di daerah Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Lisa (40) warga Karang Anyar RT 015 / RW 005, Jakarta pusat mengeluhkan ketersediaan air PAM Palyja tidak mengucur selama 24 Jam.
"Air pas malam hari jam 9 malam pasti sudah mati, kita kan butuh air selama 24 jam," ujar Lisa kepada Okezone, Rabu (29/10/2013).
Hal senada dikatakan Wati (53), seorang penjual makanan di kawasan tersebut menuturkan, terkadang untuk mendapatkan air bersih, ia harus merogoh kocek sebesar Rp2000 per jeriken.
"Saya kan butuh air untuk menanak nasi uduk untuk jualan paginya, kalau air sudah mati terpaksa beli di tukang air satu pikul berisi dua jerigen sebesar dua ribu," keluh Wati.
Untuk itu, dirinya berharap, kepada pemerintah kedepannya untuk dapat membantu dalam ketersedianya air bersih dilingkungannya.
"Ya diperhatiin dong, air kan kita pakai untuk mandi, cuci pakaian dan cuci piring, itu penting sekali, kalau tidak ada air bagaimana coba," imbuhnya.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.