Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Abbott Bersiap Hadapi Bocoran Baru tentang Penyadapan

Fajar Nugraha , Jurnalis-Sabtu, 23 November 2013 |09:56 WIB
Abbott Bersiap Hadapi Bocoran Baru tentang Penyadapan
PM Australia Tony Abbot (Foto:AAP)
A
A
A

CANBERRA - Perdana Menteri Australia Tony Abbott dikabarkan tengah mempersiapkan diri bila ada bocoran mengenai penyadapan terhadap negara lain selain Indonesia. Dokumen penyadapan itu berasal dari bocoran bekas karyawan intelijen Amerika Serikat (AS).

Dokumen penyadapan milik National Security Agency (NSA) yang dibocorkan oleh mantan karyawannya, Edward Snowden, menunjukkan operasi penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Sontak, terkuaknya dokumen penyadapan itu langsung memicu kemarahan dari Pemerintah Indonesia. Tetapi hingga kini pihak Australia masih belum memberikan penjelasan dan PM Abbott menolak untuk meminta maaf.

Kini, pemerintah Abbot bersiap untuk kemungkinan adanya bocoran penyadapan lainnya. "Pemerintahan Abbott bersiap menghadapi kemungkinan adanya materi penyadapan lain tentang Indonesia dan negara Asia lainnya. Materi ini dipastikan bisa membuat Australia tambah malu," tulis The Australian, Sabtu (23/11/2013).

Namun tidak diketahui apa isi dokumen yang kemungkinan akan tersebut. Pihak The Australian tidak menjelaskan apa isi dari materi tersebut.

Mengenai penyadapan yang dilakukan oleh Australia terhadap SBY, surat resmi resmi telah dikirimkan untuk menanyakan perihal penyadapan kepada PM Tony Abbot. Meskipun berharap Abbot segera membalas surat tersebut, pemerintah mengaku tidak memberi tenggat waktu.

SBY memang geram dengan ulah Negeri Kanguru itu yang ketahuan menyadap telefon miliknya dan beberapa orang dekatnya. Namun, Abbot hinga kini menolak meminta maaf. Sikap Abbott membuat SBY menghentikan kerja sama militer dan intelijen kedua negara sebagai bentuk tekanan.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement