Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Klaim Arafat Diracun Dibantah Ilmuwan Prancis

Fajar Nugraha , Jurnalis-Rabu, 04 Desember 2013 |12:42 WIB
Klaim Arafat Diracun Dibantah Ilmuwan Prancis
Yasser Arafat (Foto: Reuters)
A
A
A

PARIS - Ilmuwan Prancis mengeluarkan penyelidikan terbaru mengenai penyebab kematian mantan Pemimpin Palestina Yasser Arafat. Menurut mereka Arafat tidak wafat karena diracun.

Hasil temuan dari ilmuwan Prancis ini, berbanding terbalik atas temuan dari ilmuwan Swiss yang menyebutkan bahwa Arafat diracun. Pihak ilmuwan Swiss menemukan bahwa racun polonium ada di tubuh Arafat.

Setelah laporan adanya jejak polonium di pakaian Arafat pada 2012 lalu, janda dari Yasser Arafat -Suha Arafat- meminta dilakukannya otopsi ulang atas tubuh mantan pemimpin pejuang Palestina itu. Penelitian pun dilakukan oleh tim dari tiga negara yakni, Swiss, Prancis, dan Rusia.

Sebagai bagian dari penyelidikan, tim dari Prancis menggali kembali kuburan Arafat dan melakukan pemeriksaan. Hasil dari tim Prancis ini dikeluarkan sekira satu bulan setelah tim dari Swiss menentukan bahwa kematian Arafat akibat diracun.

Tim ahli dari Prancis memang menemukan jejak polonium, namun mereka mengeluarkan keterangan berbeda atas penyebab kematian Arafat. Menurut Suha Arafat, pihak Prancis menemukan kematian Arafat disebabkan oleh kondisi alami.

"Tim Prancis membantah hipotesis bahwa Arafat wafat karena keracunan (zat) polonium-210," ujar Suha, seperti dikutip Associated Press, Rabu (4/12/2013).

Tim ahli yang berasal dari Institut Radiasi Fisik Lausanne University, membongkar makam Arafat di Tepi Barat pada November 2012 lalu. Mereka mengambil sampel dari tubuh Arafat guna mencari bukti dugaan racun.

Meski sudah mengetahui bahwa suaminya tewas karena diracun, Suha tidak menuduh negara atau sosok yang bertanggungjawab atas kematian Arafat. Dirinya menyadari bahwa Arafat memiliki banyak musuh.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement