Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Janda Arafat Pertanyakan Temuan Ilmuwan Prancis

Fajar Nugraha , Jurnalis-Rabu, 04 Desember 2013 |13:33 WIB
Janda Arafat Pertanyakan Temuan Ilmuwan Prancis
Yasser Arafat dan istrinya, Suha (Foto: Reuters)
A
A
A

PARIS - Janda dari pemimpin Palestina Yasser Arafat, Suha Arafat, mempertanyakan temuan tim ilmuwan Prancis yang menyebutkan bahwa Arafat tidak wafat akibat diracun. Tim ilmuwan Prancis menyebutkan Arafat wafat karena penyebab alami.

Kesimpulan dari pihak Prancis ini bocor ke beberapa media Prancis dan Reuters. Hasil dari tim tersebut berbeda jauh dari temuan ilmuwan Swiss November lalu, yang menyebutkan bahwa Arafat wafat karena racun Polonium-210.

"Saya yakin ada yang salah (dari temuan tim Prancis). Dia (Yasser Arafat) tidak tewas akibat penyebab alami," ujar Suha Arafat, seperti dikutip CNN, Rabu (4/12/2013).

Suha meminta agar temuan yang diperoleh oleh tim ilmuwan Swiss disertakan dalam penyelidikan kematian Arafat yang dilakukan oleh pihak Prancis. Menurutnya, kemampuan tim Swiss dan Prancis berbeda di beberapa bagian.

"Saya tidak meragukan mereka (tim Prancis). Tetapi mereka memiliki kemampuan yang berbeda. Mereka menggunakan tipe obat yang berbeda," lanjutnya.

Temuan tim Prancis ini tidak akan mempengaruhi kecurigaan bahwa Arafat wafat karena diracun. Arafat wafat pada usia 75 tahun di Rumah Sakit Militer Prancis di Paris pada November 2004, setelah mengalami pendarahan pada otak dan koma.

Pada saat kematiannya, dokter di Prancis mengatakan bahwa kematian pemimpin Palestina disebabkan stroke dan pembengkakan pembuluh darah. Tetapi catatan menegani kematian Arafat dinilai tidak konklusif.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement