Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sakit-sakitan, Penyidik Hentikan Sementara Pemeriksaan Dukun Aborsi

Hana Purwadi , Jurnalis-Jum'at, 20 Desember 2013 |11:49 WIB
Sakit-sakitan, Penyidik Hentikan Sementara Pemeriksaan Dukun Aborsi
Ilustrasi
A
A
A

PROBOLINGGO - Polisi menghentikan sementara pemeriksaan terhadap dua tersangka kasus aborsi di Probolinggo, Jawa Timur. Ini dilakukan karena keduanya yang sudah lanjut usia, sakit-sakitan.

Sanenten (65), tersangka utama atas kasus itu, kerap jatuh pingsan saat diperiksa penyidik. Dia mengidap penyakit darah tinggi sejak lama dan kasus ini membuat tekanan darahnya terus naik.

Sementara asistennya, Sulastri alias Bu Ho (60) mengidap diabetes. Terdapat luka di kaki kanannya dan kondisinya membengkak, sehingga tidak bisa dilakukan penahanan. Sulastri sejak kemarin ditetapkan menjadi tahanan kota, namun tidak dengan Senenten.

“Kondisi kedua tersangka sedang sakit sehingga pemeriksaan belum bisa dilanjutkan. Kami akan menyediakan tim medis bila dibutuhkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Agus Supriyanto, Jumat (20/12/2013).

Sementara itu kondisi TS (14), pasien aborsi, belum dilakukan pemeriksaan karena kondisinya terus memburuk. Remaja itu hingga kini masih dirawat di ruang ICCU RSU Muhammad Saleh.

Pihaknya masih menunggu kecocokan darah TS dengan 23 janin yang ditemukan tertanam di sekitaran dapur dan kamar mandi Senenten di Desa Semendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement