JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah disebut mengkhianati koaliasi Sekretariat Gabungan (Setgab). Hal ini terkait dengan penolakan terhadap beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, seperti perpanjangan masa kerja Timwas Century dan Perppu Mahkamah Konstitusi (MK).
Menurut Ketua DPP PKS, Nasir Djamil, sikap partainya tersebut justru merupakan bentuk kesetiaan terhadap partai anggota koalisi.
"Itu bukan bentuk pengkhianatan, tetapi bentuk kesetiaan. Jadi jangan dibalik-balik juga," katanya kepada Okezone, Sabtu (28/12/2013).
Ditegaskannya, setiap anggota Setgab akan menjaga kelangsungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga masa jabatannya berakhir di 2014. "Partai koalisi ini kan ingin tetap menjaga Presiden SBY sampai masa jabatannya sampai 2014," tukasnya.
Sebelumnya, partai Demokrat, melalui Sekertaris Fraksi DPR, Teuku Riefky, mengatakan bahwaq SBY sering dikhianati oleh koalisi. Padahal, Demokrat menginginkan koalisi yang tulus, beretika, dan konstruktif.
Dua kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sempat ditentang anggota koalisi. Saat Paripurna terkait masa perpanjangan Timwas Century, ada 157 orang, yakni berasal dari Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PPP menolak memperpanjang masa kerja Timwas. Namun, fraksi lainnya, yakni Partai Golkar, PDIP, PKS, PAN, PKB, Partai Gerindra, dan Hanura, berjumlah total 248 anggota, sepakat memperpanjang masa kerja Timwas.
Hasil voting akhirnya setuju memperpanjang masa kerja Timwas Century.
Sementara terait Perppu MK, Fraksi PKS dan beberapa anggota PPP menolak. Namun, akhirnya Perppu tersebut tetap disahkan oleh DPR RI.
(K. Yudha Wirakusuma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.