SURABAYA - Indar Parawansa, suami mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Gus Dur, Khofifah Indar Parawansa, mengembuskan napas terakhir di Kabupaten Palu, Sulawesi Tengah, kemarin. Tak banyak yang tau jika selama mengarungi rumah tangga, ada kisah unik yang terjadi di antara mereka.
Ahmad Millah Hasan, kerabat Kofifah, mengisahkan, salah satu kisah unik itu yakni keduanya tidak pernah membicarakan politik saat berada di rumah. Saat Kofifah maju sebagai calon Gubernur Jatim, almarhum tidak mengetahuinya.
"Pak Indar bertanya kepada saya, 'Millah apakah ibu (Khofifah) maju ke Pilgub?'," kata Millah menirukan pertanyaan almarhum saat berbincang dengan Okezone di rumah duka, Jalan Jemur Wonosari, Surabaya, Kamis (16/1/2014).
Keduanya diketahui memang bergelut di bidang yang berbeda. Kofifah merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa yang turut serta dalam Pilgub Jatim 2008 dan 2013, sementara almarhum seorang birokrat di Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Kemendagri, yang sejak lima tahun terakhir tugas di Kabupaten Palu untuk mengerjakan program sanitasi besutan Bank Dunia.
"Yang saya tahu, mereka punya komitmen untuk tidak membicarakan politik atau pekerjaan, karena mereka memang berbeda latar belakang. Ibu (Kofifah) politik, sementara bapak adalah birokrat," terangnya.
Ditemui terpisah, Kofifah tidak membantah keterangan kerabatnya. Meski memiliki latar belakang bidang yang berbeda dan tak pernah membicarakan pekerjaan, almarhum tetap mendukung karir politiknya. Dengan dukungan tersebut, dirinya mampu menjadi anggota parlemen yang berkualitas.
"Suami saya banyak membangun komunikasi dengan BPS (Badan Pusat Statistik-red), sehingga saya banyak mendapatkan data yang relatif dapat dipercaya. Beliau Begitu banyak mendukung saya dan begitu banyak memberikan pengertian. Saya sangat kehilangan," akunya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.