Share

Konsep Edukasi "Satu Pipa" di Telkom Schools

Rachmad Faisal Harahap, Okezone · Kamis 23 Januari 2014 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 23 560 930521 V3AyRaRURk.jpg Suasana launching logo Telkom School. (Foto: Faisal Harahap/Okezone)

JAKARTA - Yayasan Sandhykara Putra Telkom (YSPT) merombak logo sekolah demi membangun semangat dan image baru demi berpacu dengan perubahan dan perkembangan pendidikan saat ini.

Unit pendidikan yang sebelumnya menggunakan brand Sandhy Putra ini, saat ini telah berubah menjadi Telkom Schools oleh yayasan yang telah berdiri selama 34 tahun tersebut. Mereka pun mengusung konsep sistem edukasi "satu pipa".

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pengurus YSPT yang membawahi Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirdasmen) Johni Girsang, M.Sc dalam sambutannya saat launching logo Telkom Schools, di SMK Telkom, Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (23/1/2014).

"Konsep One Pipe Education System (OPES) akan dikembangkan di tujuh Technoplex di seluruh penjuru Nusantara. Daerah barat akan diwakili oleh kota Medan dan Batam, daerah tengah oleh kota Jakarta, Bandung dan Purwokerto, serta daerah timur oleh kota Makassar dan Manado," beber Johni.

Johni menambahkan, tujuan rebranding ini sekaligus untuk menciptakan layanan pendidikan terintegrasi secara lengkap mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pendidikan vokasional yang berkualitas, sebagai perwujudan dari konsep OPES.

Sekadar informasi, YSPT saat ini memiliki 44 sekolah mulai dari TK hingga SMK bidang Telekomunikasi dan Pariwisata. Yayasan tersebut mempunyai total 9.517 siswa dan 675 guru yang tersebar di 36 kota dan 22 provinsi seluruh Indonesia.

Peresmian logo tersebut disaksikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Menengah (Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, Vice President Corporate Finance PT Telkom Indonesia Tbk Gatot Rustamadji (mewakili Honesti Basyir, Direktur Keuangan Telekomunikasi Indonesia yang juga Ketua Dewan Pembina YSPT), Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah serta seluruh Pimpinan YSPT dan YPT.

OPES atau "sistem pendidikan satu pipa" diartikan sebagai pendidikan yang dilakukan secara kontinyu mulai dari tingkat sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi di sebuah tempat pendidikan yang sama.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini