Mandela Bagi-bagi Warisan

Fajar Nugraha, Okezone · Selasa 04 Februari 2014 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 04 414 935748 hmo4uLQLS8.jpg Nelson Mandela (Foto: EPA)

JOHANNESBURG - Mantan Presiden Afrika Selatan (Afsel) Nelson Mandela yang wafat pada 5 Desember 2013 lalu, meninggalkan surat wasiat untuk membagi harta miliknya. Harta tersebut diberikan kepada beberapa pihak.

Mandela yang wafat di usia 95 tahun itu, meninggalkan harta warisan senilai 46 juta rand atau sekira Rp49,4 miliar (Rp1.075 per rand). Harta tersebut berwujud tanah, rumah, dan uang.

Dalam surat wasiatnya -yang dibacakan di The Nelson Mandela Foundation di Johannesburg-, pengacara keluarga mengatakan bagian dari peninggalan Mandela akan dibagi antara tiga dana perwalian yang sudah dibentuk oleh pemimpin pergerakan anti-apartheid tersebut.

Dana tersebut termasuk dana perwalian keluarga yang dibentuk untuk membiayai keluarga Mandela yang memiliki lebih dari anak, cucu, dan cicit. Keluarga Mandela akan mendapatkan dana hingga 1,5 juta rand atau sekira Rp1,6 miliar.

Sementara royalti dari penjualan buku dan proyek komersial lainnya juga akan diberikan kepada dana perwalian keluarga. Selain itu, rumah Mandela di Johannesburg, Cape Town, Qunu, dan Mthatha, turut diberikan kepada pihak keluarga.

Satu rumah di Houghton, Johannesburg -di mana Mandela wafat- akan digunakan oleh keluarga dari putranya yang meninggal terlebih dulu, Makgatho. Pada 2005 lalu, Makgatho meninggal akibat penyakit AIDS.

"Sudah menjadi permintaan saya, bahwa rumah itu (di Houghton) menjadi tempat berkumpulnya keluarga Mandela, agar tetap bersatu setelah kematian saya," tulis mantan Presiden Afsel tersebut, seperti dikutip Reuters, Selasa (4/2/2014).

Selama ini, keluarga Mandela dikabarkan terlibat konflik. Mereka masih belum bisa memutuskan siapa yang akan memimpin klannya. Namun menurut eksekutor dokumen tersebut, pembacaan surat wasiat dipenuhi dengan emosi tetapi berlangsung lancar. Istri ketiga dari Mandela, Graca Machel, diberi kesempatan untuk melakukan banding atas surat wasiat tersebut dan diberikan waktu 90 hari.

Surat wasiat Mandela ditulis pada 2004 dan diubah pada 2008. Beberapa pewaris dari kekayaan Mandela antara lain, Partai Kongres Nasional Afrika (ANC), anggota staf pribadinya, dan beberapa institusi pendidikan.

Mandela memberikan 50 ribu rand atau sekira Rp53,7 juta kepada setiap stafnya, termasuk asisten pribadinya Zelda La Grange. Sementara ANC mendapatkan sekira 10 hingga 30 persen dari royalti Mandela, namun uang tersebut hanya bisa digunakan untuk kepentingan terbatas.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini