Konflik Rahasia di Balik Pemakaman Mandela

Wahyu Dwi Anggoro, Okezone · Kamis 19 Desember 2013 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 19 414 914540 XCSAB5ESEk.JPG Pemakaman Nelson Mandela (Foto: Reuters)

JOHANNESBURG – Prosesi Pemakaman mantan Presiden Afrika Selatan (Afsel) Nelson Mandela ternyata diwarnai konflik keluarga. Anak perempuan Mandela, Makawize, berseteru dengan keponakannya, Mandla.

Perseteruan antara Makawize dan Mandla dimulai sebelum Mandela wafat. Makawize marah karena Mandla memindahkan makam keluarga Mandela secara sepihak dari Qunu ke Mvezo.

Padahal, Mandela berwasiat ingin dimakamkan bersama keluarganya di Qunu. Makawize pun menganggap Mandla tidak menghormati keinginan Mandela.

Surat kabar Afsel, The Times, melaporkan, Makawize sempat mengurung Mandla di kediamannya di Qunu. Makawize juga  memerintahkan kediaman Mandla diputus saluran air dan listriknya.

Tidak sampai disitu, Makawize juga menghalangi orang dekat Mandla hadir di prosesi pemakaman Mandela. Ibu Mandla, Nalusapho, menjadi korban perseteruan dan tidak diberikan transportasi selama acara pemakaman.

Pihak Mandla enggan berkomentar. Mereka mengaku masih berkabung atas kematian Mandela.

“Mandla tidak mau mengkonfirmasi ataupun menyangkal laporan tersebut,” ujar juru bicara Mandla, Freddy Pilusa, seperti dikutip Associated Press, Kamis (19/12/2013).

Pemakaman Mandela digelar di Qunu pada Minggu, 15 Desember 2013. Pemakaman tersebut dihadiri pejabat pemerintahan Afsel dan tokoh dunia.

 

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini