KHN: Masyarakat Belum Percaya Hukum Indonesia

Nina Suartika, Okezone · Selasa 18 Februari 2014 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 18 339 942652 6KXlepWXKQ.jpg

JAKARTA - Anggota Komisi Hukum Nasional (KHN), Mardjono Reksodiputro menyatakan masih banyak masyarakat yang tidak percaya dengan penegakan hukum di Indonesia. Dia khawatir hal itu akan mengganggu perkembangan hukum Indonesia.

 

"Melihat perkembangan hukum dalam tahun-tahun terakhir ini, banyak perdebatan-perdebatan yang terjadi mengerucut pada ketidakpercayaan hukum," kata Mardjono saat menjadi pembicara dalam dialog hukum bertajuk Nasib Penegak Hukum di Tahun Politik di Hotel Bidakara, Selasa (18/2/2014).

 

Menurut Mardjono, ada beberapa indikasi yang menunjukkan ketidakpercayaan publik, seperti perkembangan reformasi hukum yang belum rampung dan beberapa undang-undang yang belum diputuskan di tahun politik ini. "Beberapa kasus besar juga masih ditentukan nasibnya di pengadilan," kata Mardjono.

 

Sementara itu, menurut Wakil Menteri Kementerian Hukum dan HAM, Denny Indrayana penegakan hukum di Indonesia justru mengalami perkembangan. Dia mencontoh dengan berdirinya lembaga Mahkamah Konstitusi.

 

"Indeks demokrasi kita, dari waktu ke waktu Indonesia diakui secara akademik. Indonesia representasi negara demokratis. Bahkan negara-negara di Timur Tengah, beberapa tokoh mengatakan belajar hubungan Islam dan demokrasi di Indonesia," kata Denny.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini