Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sungai Dengkeh & Bayat Meluap, 150 Jiwa Mengungsi

Bramantyo , Jurnalis-Minggu, 23 Februari 2014 |11:08 WIB
Sungai Dengkeh & Bayat Meluap, 150 Jiwa Mengungsi
Ilustrasi banjir (Foto: Feri U/okezone)
A
A
A

KLATEN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Klaten, Jawa Tengah, berdampak meluapnya sungai Dengkeng dan Bayat. Akibatnya, sejumlah wilayah yang dilalui kedua sungai tersebut banjir dan memaksa warga mengungsi ke tempat aman.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Agus Haryono, mengatakan, sebanyak 90 jiwa warga di Dukuh Sutan, Desa Kebon, Kecamatan Bayat, terpaksa diungsikan di sejumlah wilayah aman.

Selain di dukuh Sutan, sebanyak 40 jiwa warga di Dukuh Balong, Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno ikut diungsikan. Evakuasi warga pun dilakukan Tim SAR di Desa Kalikebo, Trucuk.

Selain orang dewasa, Tim SAR pun mengevakuasi enam anak balita dan satu orang warga yang sakit.

"Di Dukuh Kerten Rt 6 Rw 7 tim SAR mencatat sekira 150 jiwa sudah mengungsi. Ketinggian air di tempat tersebut rata-rata mencapai 1 meter," tutur Agus di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (23/2/2014).

Sedangkan di Desa Planggu Kecamatan Trucuk, Desa Wiro Kecamatan Bayat, ungkap Agus,  masing-masing ketinggian air 20 hingga 30 sentimeter. Dengan ketinggian tersebut masuk dalam kategori aman.

Tim SAR terus melakukan evakuasi kepada warga yang dalam keadaan darurat, terisolasi dan sulit dijangkau. Pasalnya tidak menutup kemungkinan masih banyak warga yang belum dievakuasi.

"Jika dirasa kondisi semakin membahayakan, kami harapkan warga bersedia untuk mengungsi," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Okezone di lapangan, pagi ini hujan sudah mulai reda, namun langit masih Mendung. Sehingga tak menutu kemungkinan hujan akan kembali mengguyur wilayah Klaten dan berpotensi banjir.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement