JOMBANG - Mahfud MD semakin intens melakukan pertemuan dengan para kiai untuk menentukan posisinya dalam pemilihan umum presiden (pilpres) 2014 mendatang. Dia pun menghadiri pertemuan bersama para kiai di Pondok Pesantren Al Aziziyah Denanyar, Kota Jombang, Jawa Timur.
Dalam pertemuan tersebut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut, menyatakan kesiapannya menjadi calon wakil presiden (cawapres) dan terbuka untuk bergandengan dengan seluruh calon presiden (capres) yang ada.
Pertemuan dilakukan secara tertutup bersama dengan para kiai berpengaruh, seperti KH Sholahudin Wahid dari Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH Anwar Mansyur dari Pondok Pesantren Lirboyo-Kediri, KH Nawawi Abdul Jalil dari Pondok Pesantren Sidogiri-Pasuruan, KH Muhaimin dari Bangkalan-Madura dan para kiai lainnya.
Pertemuan tersebut sengaja digelar untuk memantapkan langkah Mahfud dalam menentukan arah politik pada pilpres mendatang. Menurut para kiai, sebagian dari ulama sebenarnya masih menginginkan Mahfud maju menjadi capres dari PKB.
Namun, melihat hasil atau perolehan suara PKB dalam pemilu legislatif (pileg) 9 April lalu, maka sebagian besar ulama legowo jika Mahfud hanya menjadi cawapres saja.
"Berbagai kemungkinan kini masih akan terus dibahas dan didalami,” ungkap KH Sholahudin Wahid, Sabtu (19/4/2014).
Pria yang akrab disapa Gus Sholah ini, mengaku Mahfud nampaknya cocok jika disandingkan dengan capres Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sementara, Mahfud mengaku siap menjalankan arahan dan rekomendasi dari para kiai. Namun, dia mengaku dukungan dirinya berduet dengan Prabowo belum final.
“Masih akan dilakukan lagi dalam waktu dekat termasuk untuk mengkaji sebagian usulan yang lain untuk menggandengkan dirinya dengan capres lain,” tegas Mahfud. (FID)
(Tri Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.