TRIPOLI - Putra mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi yakni Saif Al-Islam Khadafi, hadir dalam pengadilan di Libya. Dalam pengadilan tersebut, Saif dihadapkan pada menyerang warga sipil pada saat revolusi yang berujung lengsernya Moammar Khadafi.
Ketika ditanya siapa pengacara yang akan membelanya, Saif hanya tersenyum dan berkomentar, "saya punya pengacara. Tuhan".
Ucapannya tersebut terus diutarakan oleh Saif, ketika hakim kembali bertanya apakah dia butuh pengacara. "Tuhan pengacara saya," tegas Saif Khadafi, seperti dikutip AFP, Senin (28/4/2014).
Saif termasuk dalam 37 pejabat senior yang didakwa atas berbagai kejahatan perang, terkait revolusi Libya 2011 lalu. Dakwaan termasuk menyerang warga sipil, menyediakan senjata untuk warga sipil dan memerintahkan penahanan terhadap tokoh politik.
Kasusnya terkait dengan perannya dalam pengerahan pasukan untuk mengatasi protes warga yang pada akhirnya melengserkan kekuasaan 40 tahun Khadafi, pada 2011 lalu.
Selama ini, Saif dikenal sebagai playboy yang doyan pesta. Ketika revolusi Libya terjadi, dirinya berubah menjadi sosok kunci membela kekuasaan ayahnya. Dirinya pun mengancam para pengunjuk rasa untuk ditindak dengan tegas.
Saif saat ini berada di wilayah Zintan dan menjalani pengadilan di wilayah tersebut. Sementara persidangannya akan dilanjutkan pada 11 Mei 2014.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.