SURABAYA - Rhoma Irama resmi menarik dukungan dari PKB lantaran kecewa. Imbasnya, partai yang digawangi Muhaimin Iskandar ini bakal kehilangan jutaan fans berat si Raja Dangdut.
Bagaimana tidak, para pendukung Rhoma di bawah bendera Forsa (Fans Rhoma and Soneta) kepengurusannya mirip partai politik. Ketua Umum Forsa Surya Aka Syahnagra mengatakan anggota Forsa tersebar di seluruh pelosok negeri.
"Para penggemar itu akan setia mengikuti pilihan politik. Mereka ada di seluruh pelosok negeri," kata Surya di Surabaya, Jumat (16/5/2014).
Ia menjelaskan, Forsa terbentuk dengan tingkat kepengurusan di 26 daerah se-Indonesia. Di Jawa Timur saja sudah terdapat 20 struktur hingga tingkat kabupaten/kota dengan estimasi massa mencapai 1.000 orang dalam struktur.
"Forsa ini dibentuk menyatukan segenap elemen pendukung Rhoma yang sebelumnya memang terpecah-pecah. Ada Soneta Fans Club, Serikat Pendukung Rhoma Irama dan lain-lain. Forsa terbentuk pada April 2013 lalu," jelasnya.
Ia mengklaim, ada sekitar 20-30 juta pendukung Ksatria Bergitar. Ini dibuktikan, membeludaknya masa saat Rhoma menggelar kampanye untuk PKB pada Pileg 2014 lalu.
"Karena itu kami sakit hati saat elite PKB membantah bahwa perolehan suara PKB pada pileg kemarin bukan karena Rhoma Irama efek," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Rhoma Irama resmi mengundurkan diri dari bursa Pilpres 2014. Rhoma yang semula digadang-gadang menjadi calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), hari ini menutuskan menarik seluruh dukungannya untuk partai tersebut.
"Saya atas nama pribadi dan tim pemenang yang terdiri dari para ulama dan habib dan kawan-kawan Rifori, dengan kerendahan hati kami mencabut dukungan untuk PKB dalam Pilpres 9 Juli," ujar Rhoma di Posko Rhoma Irama for RI 1 (Rifori), Cawang, Jakarta Timur.
(Risna Nur Rahayu)