Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rhoma Tarik Dukungan, Jokowi Tak Akan Tersandung

Aisyah , Jurnalis-Sabtu, 17 Mei 2014 |07:37 WIB
Rhoma Tarik Dukungan, Jokowi Tak Akan Tersandung
Rhoma Irama (Foto:Okezone)
A
A
A

JAKARTA –  Raja Dangdut Rhoma Irama menarik dukungan untuk dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Salah satu teman koalisi PKB, Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP), mengaku tak khawatir jika Rhoma nantinya akan menjadi batu sandungan untuk Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kemenangan PKB yang signifikan meningkat tidak semata efek Rhoma, tetapi efek konsolidasi NU yang lebih besar, karena PKNU balik ke PKB,” kata politikus PDIP Eva Sundari saat berbincang dengan Okezone, Jumat (16/5/2014).

Selain itu, sambung Eva, dukungan Jokowi sudah merata diberbagai basis massa partai politik sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan. “Faktor kedua, tentu berdasar hasil survei yang ternyata menunjukan pendukung Jokowi merata diberbagai parpol, bahkan di parpol-parpol termasuk di PKB. Hal ini wajar karena Pilpres faktor profil capres Jokowi amat menentukan bukan parpol,” ucapnya.

Seperti diketahui, Rhoma Irama resmi mengundurkan diri dari bursa Pemilihan Presiden 2014. Rhoma yang semula digadang-gadang menjadi calon presiden dari PKB, menarik seluruh dukungannya untuk partai tersebut.  
 
"Saya atas nama pribadi dan tim pemenang yang terdiri dari para ulama dan habib dan kawan-kawan Rifori, dengan kerendahan hati kami mencabut dukungan untuk PKB dalam Pilpres 9 Juli," ujar Rhoma.

Sementara, Ketua Umum Forsa Surya Aka Syahnagra mengatakan anggota Forsa tersebar di seluruh pelosok negeri mengklaim, ada sekitar 20-30 juta pendukung Roma Irama yang membuat membeludaknya masa saat Rhoma menggelar kampanye untuk PKB pada Pileg 2014 lalu. “Kami sakit hati saat elite PKB membantah bahwa perolehan suara PKB pada pileg kemarin bukan karena Rhoma Irama efek," ucapnya.

(K. Yudha Wirakusuma)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement