JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menegaskan penutupan Diskotek Stadium menjadi peringatan bagi diskotek lainnya agar tidak melakukan perdagangan narkoba.
"Stadium sudah kita tutup. Diskotek lainnya tunggu polisi cari lagi. Kalau ketemu (transaksi narkoba) dua kali, sesuai perjanjian, (diskotek) ditutup saja. Sekarang kan peringatan bagi yang lain," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (22/5/2014).
Mantan Bupati Belitung Timur itu pun tak khawatir apabila penutupan diskotek di DKI Jakarta berimbas pada menurunnya Pendapat Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta.
"Kita harap Jakarta bebas dari tempat hiburan narkoba. Kalau gitu sepi dong Jakarta? PAD turun? Mending PAD turun daripada anak orang mati," ujarnya.
Ahok meminta pihak manajemen Stadium bertanggung jawab atas nasib karyawan yang bekerja di sana sebelumnya untuk diberikan pesangon.
"Kita sudah selesaikan minta harus ada pesangon segala macam. Kalau masih ada yang pengen stadium dibuka, kita tolak. Peringatan buat yang lain," ucapnya.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.