nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejak Dulu, Bonek dan Aremania Tak Bisa Berdamai

Nurul Arifin, Jurnalis · Jum'at 06 Juni 2014 20:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 06 06 519 995161 vmtedMC4xT.jpg ilustrasi

SURABAYA- Keberadaan Bonek Mania dan Aremania ibarat perseteruan abadi. Dua pendukung fanatik Persebaya Surabaya dan Arema Malang ini, sudah lama tak bisa berdamai. Sudah tak terhitung berapa jumlah korban akibat perseteruan abadi tersebut.

Dedengkot Bonek, Siti Nasyi'ah (Ita), mengaku tak terhitung berapa kali dilakukan uapay perdamian antara Bonek dan Aremania. Namun, pihak Aremania yang selalu mengingkari kesepakatan damai hingga perseteruan itu terus berlanjut.

"Mereka (Aremania) yang selalu mengingkari perdamaian. Kita tidak kurang-kurang menjadi pelopor perdamaian tapi percuma selalu diingkari," kata Ita dari eleman BonekQ kepada Okezone, Jumat (6/6/2014).

Dia menjelaskan, Bonek sebelumnya juga berseteru dengan suporter Persib, Viking. Bahkan, boleh dibilang musuh bebuyutan. Namun, perdamaian itu bisa dibanguan karena saling mentaati perjanjian dengan mengumandangkan istilah Viking dan Bonek bersaudara. Perdamaian juga terjadi, dengan suporter Persis Solo, Pasopati.

"Dengan Viking dan Pasopati kita bisa berdamai karena memang bisa diajak berdamai," ujar pengurus ormas Perindo ini.

Ita mencontohkan, Aremania tidak pernah mentaati himbauan dari pihak kepolisian, seperti tidak boleh menggunakan atribut Aremania saat masuk Surabaya karena bisa memicu pertengkaran. Sebaliknya, Bonek juga tak boleh memakai atribut ketika bertandang ke Malang.

"Himbauan itu tidak digubris. Jangan salahkan kami jika terjadi seperti ini," pungkasnya.(fid)

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini