MALANG - Pencarian pendaki yang hilang di Semeru sejak 2 Juni lalu hingga kini masih terus dilakukan.
Tim SAR gabungan sejak 3 Juni terus “mengobok-obok” kawasan Kalimati hingga puncak, bahkan area pencarian kemudian difokuskan di kawasan Blank 75, namun belum membuahkan hasil.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo tengger Semeru, Ayu Dewi Utari, mengatakan, pencarian hari ini akan mengarah ke kawasan Tawon Songo yang masuk wilayah Lumajang.
"Pencarian dipusatkan di tawon songo," kata Ayu melalui pesan singkatnya kepada Okezone, Jumat (6/6/2014).
Aziz Aminudin (23), merupakan santri Pondok Pesantren Dawah, Pasuruan, Jawa Timur, dan berasal dari Pesayangan, RT 009/RW 002, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ini berangkat bersama rekan-rekannya pada Sabtu 31 Mei 2014.
Aziz dilaporkan hilang ke Pos Ranupani setelah ditunggu rekannya di Kalimati tidak kunjung tiba dari puncak. Diduga, Aziz tersesat dan mengarah ke Blank 75 atau daerah Tawon Songo, Kecamatan Pasrujambe, Lumajang.
Selama open SAR digelar sejak 3 Juni lalu, pendakian ke gunung tertinggi di Jawa ini ditutup total untuk memudahkan pencarian survivor. Pendakian ke Gunung Semeru ini dibuka pada awal Mei lalu dan sudah ada puluhan ribu pendaki menikmati panorama Semeru.
Ayu meminta kepada para pendaki agar mematuhi peraturan dengan tidak mendaki ke puncak Mahameru karena berdasarkan rekomendasi PVMBG, pendakian dibatasi hingga Kalimati dan tidak diperbolehkan naik ke puncak.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.