Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Fakta tentang Marie Curie (1)

Marie Curie, Ilmuwan Pemberontak dari Polandia

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Selasa, 10 Juni 2014 |08:03 WIB
Marie Curie, Ilmuwan Pemberontak dari Polandia
Marie Curie pada usia 16 tahun.Ilmuwan brilian ini dikenal berjiwa pemberontak sejak muda. (Foto: wikimedia)
A
A
A

JAKARTA - Jika belajar tentang unsur-unsur radioaktif, maka Anda pasti mengenal nama Marie Curie. Ilmuwan perempuan ini memang mendedikasikan hidupnya untuk meneliti zat-zat radioaktif hingga akhir hayatnya.

Berikut beberapa fakta tentang Marie Curie, seperti dirangkum Kampus Okezone, Selasa (10/6/2014).

Anak jenius


Maria "Manya" Salomea SkÅ'odowska lahir di Warsawa, Polandia, pada 7 November 1867. Dia merupakan anak kelima dan anak perempuan terakhir dari guru sekolah menengah. Masa kecil Marie sangat sulit karena dia harus menghadapi kematian ibu dan saudara perempuannya.

Pendidikan dasar dijalani Marie di sekolah setempat. Sang ayah pun mengajari Marie matematika dan fisika, dua bidang ilmu yang digeluti Marie.

Marie kecil sangat pintar. Dia selalu menjadi peringkat pertama di kelasnya. Bahkan, Marie lulus dari sekolah menengah atas pada usia 15 tahun.

Pada usia 24 tahun, Marie meninggalkan Warsawa dan pindah ke Paris untuk mengejar pendidikan tinggi di Sorbonne University. Di kampus ini, dia mendapatkan gelar Licenciateships (sarjana) dalam ilmu fisika dan matematika.

Pemberontak

Maria tidak membiarkan apa pun menghalanginya dalam mendapatkan pendidikan. Setelah lulus SMA pada 1880, dia mengikuti "Floating University" di Warsawa. Ini adalah "sekolah" ilegal dan bawah tanah yang dijalankan oleh anak muda Polandia. Kegiatan belajar mengajar di sekolah ini berpindah-pindah tempat untuk menghindari otoritas Tsar. 

Ketika sudah memiliki uang, Maria pun pergi ke Sorbonne untuk kuliah. Di sini, dia mengganti namanya menjadi versi Prancis, Marie. Dia tinggal bersama saudara perempuan dan saudara iparnya, Dr. Kazimierz Dluski.

Hingga masa kuliah, watak pemberontak Marie masih kental. Dalam salah satu suratnya kepada ayah Marie, Dluski menulis, "Marie bekerja sangat rajin. Dia menghabiskan banyak waktu di Sorbonne, kami biasanya hanya melihatnya pada sore hari. Marie adalah individu independen. Karenanya, meski Anda menunjuk saya sebagai wali resminya, Marie tidak hanya sedikit menunjukkan rasa hormat, tetapi dia juga menolak mendengarkan saya. Dia menganggap otoritas saya seperti sepatu usang."

Keluarga ilmuwan

Sains mengalir kental di darah keluarga Marie. Kakeknya adalah fisikawan dan guru kimia. Sang ayah mengajar fisika dan matematika.

Anak perempuan Marie, Irene Joliot-Curie meneruskan pekerjaannya dalam bidang sains. Irene juga memenangi nobel untuk bidang kimia bersama suaminya Frederic Joliot-Curie, untuk penemuan mereka dalam radioaktivitas buatan.

Hingga kini, anak-anak Irene juga merupakan ilmuwan. Helene Langevin-Joliot adalah fisikawan nuklir dan Pierre Joliot-Curie adalah ahli biologi.


Dikompilasi dari Huffington Post, Science Kidz dan Famous Scientists


Ikuti Try Out SBMPTN 2014 Hanya di Kampus Okezone

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement