JAKARTA - Mitos "Friday the 13th" banyak dialami oleh negara-negara Barat. Mereka masih mempercayai jika di momentum ini merupakan hari sial. Tak hanya Amerika Serikat (AS) dan Inggris saja, beberapa negara pun turut menganggap mitos ini ada.
Melansir Today I Found Out, Jumat (13/6/2014), tidak semua negara menganggap angka 13 adalah angka sial. Umumnya, tanggal 13 yang jatuh pada hari Jumat dianggap sial sehingga membuat mereka lebih waspada. Berikut negara-negara yang mempercayainya.
Spanyol
Di negara ini, Jumat bukan dianggap sebagai hari sial namun Selasa tanggal 13. Orang-orang Yunani juga mempertimbangkan Selasa (dan terutama tanggal 13) menjadi hari sial. Selasa dianggap didominasi oleh pengaruh dari Ares, dewa perang.
Hubungan antara kesialan dengan tanggal tersebut dilihat pada etimologi dari nama dalam beberapa bahasa Eropa (Mardi dalam bahasa Prancis atau martes di Spanyol). Jatuhnya Constantinopel ke Perang Salib keempat terjadi pada Selasa 13 April 1204 dan Kejatuhan Konstantinopel ke Utsmani terjadi pada Selasa, 29 Mei 1453.
Kedua peristiwa ini memperkuat takhayul tentang Selasa merupakan hari sial. Selain itu, dalam bahasa Yunani, nama hari Selasa yakni Triti, yang secara harafiah artinya ketiga (hari dalam seminggu), di mana nasib buruk datang karena "datang bertiga".
Italia
Dalam budaya populer Italia, "hari sial" ini jatuh pada Jumat tanggal 17 (dan bukan tanggal 13). Bahkan, di Italia, 13 umumnya dianggap sebagai angka keberuntungan. Namun, karena pengaruh budaya Amerika, orang-orang muda mempertimbangkan Jumat 13 beruntung juga.
Belanda
Pusat Statistik Asuransi Belanda (CVS) pada 12 Juni 2008, menyatakan bahwa kecelakaan dan laporan kebakaran serta pencurian banyak terjadi ketika tanggal 13 yang jatuh pada hari Jumat dibandingkan pada hari Jumat lainnya.
Hal ini dikarenakan orang lebih berhati-hati atau hanya sekadar tinggal di rumah saja. Mereka pun mengemudi sedikit lebih aman pada hari Jumat tanggal 13. Setidaknya di Belanda, dalam dua tahun terakhir, asuransi Belanda menerima laporan, rata-rata terjadi 7.800 kecelakaan lalu lintas setiap hari Jumat. Tetapi angka rata-rata ini jatuh menjadi 7.500 di tanggal 13 pada Jumat.
Mesir
Budaya Mesir Kuno mempercayai perjalanan spiritual yang berlangsung secara bertahap. Mereka percaya ada 12 tahapan yang terjadi dalam hidup ini, tapi terakhir, 13, adalah sebuah transformasi kebahagiaan untuk hidup di akhirat yang kekal.
Jadi jumlah 13 mewakili kematian bagi orang Mesir, tapi bukan membusuk dan ketakutan, namun sebagai pengakuan dari kehidupan kekal yang mulia. Tentu saja, itu selalu berhubungan dengan kematian dari tradisi Mesir. Kemudian berubah menjadi kematian dalam arti sial, oleh budaya yang dipengaruhi Mesir.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.