SOLO - Konser musik jalanan yang digelar komunitas Slankers saat car free day di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, berubah menjadi kepanikan saat sekelompok orang membubarkan acara tersebut.
Irwan, seorang warga yang sedang menonton acara tersebut, menuturkan, saat massa melintasi Jalan Slamet Riyadi, mereka memaksa komunitas Slankers untuk lebih ke pinggir. Pemain band pun langsung menghentikan permainan mereka. Setelah musik berhenti, seorang anggota ormas meneriakkan sesuatu.
Saat itu juga ada anggota ormas yang merusak beberapa alat musik. Panitia yang melihat aksi anggota ormas itu mencoba menghentikan aksi mereka.
“Kalau dari atribut yang mereka gunakan terdapat tulisan organisasi massa tertentu. Mereka memukuli saya, padahal saya saat itu hanya melihatnya saja,” ungkap Irawan, Minggu (15/6/2014).
Sementara itu berdasarkan pantauan Okezone, beberapa spanduk yang dipasang komunitas pecinta Slankers bertuliskan perhelatan akbar Piala Dunia juga dicopot massa.
Kericuhan dapat diredam setelah puluhan anggota Dalmas Polresta Surakarta tiba di lokasi.
Setelah itu, dengan pengawalan ketat, massa melanjutkan longmarch menuju Bundaran Gladak Solo.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.