JAKARTA - Memasuki masa tenang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kukuh Hadi Santoso, mengklaim ibu kota bersih dari atribut kampanye Pilpres 2014.
"Tanggal 6 Juli, Bawaslu merekomendasi kami untuk tertibkan alat peraga. Jadi sudah kita laksanakan, dan bisa dilihat sendiri sekarang di semua jalan-jalan utama sudah tidak ada," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Senin, (7/7/2014).
Atribut kampanye yang ditertibkan, kata dia, mencapai ribuan. Kini, alat-alat peraga itu diamankan sementara di gudang penyimpanan Satpol PP, Cakung, Jakarta Timur.
"Kalau baliho yang besar-besar yang ukurannya di atas 24 meter itu sudah ada 90-an yang sudah kita amankan. Semuanya tidak langsung kita musnahkan, tapi disimpan dulu di Cakung. Nanti ada prosedurnya tergantung Bawaslu, kalau kata Bawaslu ada parpol yang minta alat peraganya dikembalikan, ya kami kembalikan," ucapnya.
Atas upaya pembersihan yang sudah dilakukan oleh pihaknya, Kukuh menjamin bahwa kota Jakarta kini sudah terbebas dari semua alat peraga kampanye. "Jakarta sekarang sudah bebas dari alat kampanye. Kalau ada yang bandel baru pasang hari ini, kasih tahu saya. Nanti kami cabut. Karena aturannya sekarang sudah tidak boleh, kecuali di tempat-tempat posko dia," ujarnya.
Bagi warga yang masih menemukan alat peraga kampanye yang belum dicopot atau bahkan baru terpasang pada hari ini, bisa melakukan pelaporan secara online di web http://www.satpolppjakarta.com.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.