Share

Polisi Buru Pelaku Lain Terkait Bentrokan di Dolly

Nurul Arifin, Okezone · Jum'at 01 Agustus 2014 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 01 519 1019342

SURABAYA - Polrestabes Surabaya terus melakukan penyelidikkan pascabentrokan di lokalisasi Dolly dan Jarak, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan pada 27 Juli lalu. Setidaknya saat ini polisi menetapkan 9 orang tersangka akibat bentrok itu.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan kemungkinan ada penambahan tersangka.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Masih pendalaman. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain," kata Setija, Jumat (1/8/2014).

Ia mengatakan, bentrokan di lokalisasi itu tidak mungkin terjadi begitu saja. Tentunya ada pihak-pihak lain yang terlibat dengan sikap melawan petugas. Termasuk, muncul dugaan ada pihak yang menggalang dana untuk pengerajan massa tersebut.

Oleh karena itu, lanjutnya, Polisi tengah berburu mencari siapa penggalang dana atau donatur di balik penolakan penutupan Dolly. "Jelas ada penggalang dananya. Tidak mungkin terjadi mengalir begitu saja," tegasnya.

Sementara itu, dalam bentrokkan 27 Juli itu Polisi menangkap empat orang yakni yaitu Koordinator Bintang Merah dan Front Pekerja Lokalisasi (FPL), Sungkono Ari Saputra alias Pokemon (34), Subekiyanto (49), Kanan (45), dan Kusnadi (40). Selanjutnya dikembangkan lagi, Polisi menangkan lima orang mereka adalah  Pardi, warga Jalan Putat Jaya Barat; Supari, warga Jalan Putat Jaya Barat;  Mausul, warga Jalan Kalongan Kidul; Jaring Sari, warga Jalan Putat Jay, dan Darmanto, warga Jalan Kupang Gunung. Mereka saat ini sudah ditahan dan menjalani proses hukum.

"5 orang ditangkap merupakan  pengembangan dari rekam gambar saat bentrokan," tukasnya.

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini