BAGHDAD – Sebuah bom bunuh diri menyerang pos pemeriksaan di Baghdad, dekat rumah Perdana Menteri Irak yang baru Haidar Abadi. Namun, tidak diketahui apakah ada korban jiwa dalam serangan itu atau tidak.
"Pembom bunuh diri meledakkan dirinya sendiri di sebuah pos pemeriksaan yang mengarah ke rumah Perdana Menteri," demikian kata salah satu sumber polisi, seperti dilaporkan The Independent, Rabu (13/8/2014).
Tidak ada kabar apakah ada korban jiwa dalam serangan itu atau tidak. Penjabat di rumah Abadi tidak mau berkomentar mengenai serangan tersebut. “Kami sedang mengadakan pertemuan,” kata penjabat itu.
Diketahui, Presiden Irak yang baru sudah menunjuk Abadi sebagai PM. Abadi dianggap cocok untuk memegang jabatan itu karena merupakan seorang yang rendah hati. Karena ia dipandang sebagai seorang Syiah moderat, tidak seperti pendahulunya Nuri al-Maliki, secara luas dianggap sebagai penguasa otoriter.
Meskipun Maliki menolak penunjukan Abadi, namun dia dipaksa untuk mundur. Pria 64 tahun itu meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak campur tangan dalam dunia politik.
(Rani Hardjanti)