JAKARTA - Entah apa yang dalam benak seorang cucu yang nekat menipu kakeknya sendiri bernama Abdul Rahim (88). MD nekat memalsukan tanda tangan kakeknya untuk menjual Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan.
Kuasa hukum sang kakek, Achmad Rozi, menjelaskan perihal penipuan tersebut. Sang kakek menurut dia telah diperdaya oleh cucunya sendiri yang dipercaya menjadi Direktur Utama di SPBU tersebut.
Waktu lambat laun telah berjalan, tiba-tiba sang cucu meminta kepada kakeknya untuk menandatangani sebuah kertas kosong. Belakangan kertas yang sudah dibubuhi tandatangan itu dipakai untuk akte jual beli.
"Klien saya disuruh tandatangan di sebuah kertas kosong dengan alasan sebagai akad kredit untuk peminjaman ke bank untuk pengembangan SPBU. Karena telah melakukan pemalsuan tanda tangan klien kami, kami melaporkan cucunya yang berinisial MD," ujar Rozi kepada wartawan, Kamis (14/8/2014).
Dalam laporan tersebut, MD dituduhkan telah melakukan pemalsuan surat, pencucian uang dan transfer dana yang tertuang dalam pasal Pasal 263 dan 372 dan 378 KUHP. Pasal 3,4,5 UU RI No.8/2010 tentang pencucian uang dan pasal 2 dan 85 UU RI No.3/2011 tentang transfer dana. "Kami berharap agar pihak kepolisian serius untuk menangani kasus ini," tegasnya.
Oleh karena itu, anak Abdul Rahim yang bernama Rosneni Rohim telah melaporkan perbuatan keponakannya itu ke Mapolda Metro Jaya. "Jadi bukannya SPBU digadai di Bank, tetapi SPBU klien kami dijual. Dan, saat klien kami masuk ke SPBU telah di usir oleh preman-preman dari pembeli SPBU," lanjutnya.
Namun, usai menerima uang hasil penjualan SPBU milik sang kakek sebesar Rp12 miliar itu MD langsung melarikan diri hingga saat ini tidak ditemukan entah ke mana rimbanya. "Setelah menerima uang MD langsung kabur, sampai saat ini tidak ada yang mengetahui," pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.