Di Turki, Lomba Makan Kerupuk Diganti dengan Roti Simit

Margaret Puspitarini, Okezone · Selasa 19 Agustus 2014 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 18 373 1026369 9DzgQtby9v.jpg Foto : Di Turki, Lomba Makan Kerupuk Diganti dengan Roti Simit/dok.pribadi

IZMIR - Rasa nasionalis kawula muda Indonesia memang patut diacungi jempol. Muallimin Al Hafiz, misalnya. Berada bermil jauhnya dari Indonesia, ternyata tidak menghalangi Hafiz dan pelajar Turki lainnya untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Untuk memperingati HUT RI yang ke-69, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Izmir dan perkumpulan masyarakat Indonesia di Provinsi Izmir, Turki mengadakan agenda untuk merayakan hari spesial tersebut. Hafiz mengungkap, acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh para pelajar dan masyarakat Indonesia, juga hadir beberapa pelajar Turki dan pelajar dari negara tetangga seperti Vietnam dan Filipina yang sengaja diundang oleh panitia.

"Agenda diawali dengan upacara dan pidato oleh pembina upacara, Sukma Adi Perdana, Mahasiswa Master Dokuz Eylül Üniversitesi. Dalam pidato itu, dia mengingatkan pesan yang disampaikan Presiden Soekarno, yaitu perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri," ujar Hafiz, seperti disitat dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (19/8/2014).

Kemudian, lanjutnya, Sukma juga mengajak para pelajar untuk merenungkan kembali dasar ideologi negara Indonesia, yakni Pancasila. Tidak hanya upacara, untuk menghadirkan suasana 17-an seperti di Indonesia, mereka juga menggelar berbagai perlombaan. Mulai dari balap karung, balap kelereng, tarik tambang, balap balon, dan makan kerupuk yang diganti dengan simit.

"Lomba makan simit merupakan lomba yang unik, karena lomba ini sebenarnya adalah lomba makan kerupuk. Namun karena ketiadaan kerupuk maka tugas kerupuk pun digantikan oleh simit," jelasnya.

Simit adalah roti khas Turki berbentuk bulat seperti donat dan berlubang lebih besar yang biasa dimakan saat sarapan pagi. Perlombaan dilakukan dengan pembagian jumlah peserta yang dibagi beberapa kelompok.

"Perlombaan berlangsung sangat seru. Pelajar Turki yang hadir merasa sangat senang dan terhibur. Mereka mengucapkan selamat hari kemerdekaan bagi Indonesia dan terima kasih karena bisa hadir dan merasakan masakan Indonesia yang menurut mereka sangat pedas. Mereka juga mengungkap bahwa orang Indonesia begitu baik dan ramah," urai Hafiz.

Acara pun diakhiri dengan pengumuman grup pemenang lomba dan sesi foto bersama. Hafiz berharap, kegiatan tersebut dapat semakin menumbuhkan rasa cinta Tanah Air di hati para pelajar yang berada jauh dari Indonesia.

"Dengan diadakannya peringatan kemerdekaan ini, semoga menambahkan rasa nasionalisme para pelajar dan masyarakat Indonesia di Izmir, Turki. Walaupun berada jauh dari Tanah Air, tapi rasa cinta pada bangsa akan selalu tertanam dalam hati," tutupnya.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini