BANDUNG - Tim Nasional Penelitian Gunung Padang dibentuk belum lama ini. Tim tersebut bertugas mempercepat penelitian dan ekskavasi situs megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Keputusan pembentukan tim nasional tersebut ditandatangani bersama antara Mendikbud, Menteri ESDM, KSAD, Gubernur Jawa Barat, dan beberapa pihak terkait, Minggu 17 Agustus 2014.
Dalam tim tersebut, sejumlah ahli “dikawinkan” alias dikumpulkan bersama. Dengan cara seperti itu, penelitian dan ekskavasi diharapkan berlangsung lebih cepat.
"Di dalam tim nasional itu ada TTRM (Tim Terpadu Riset Mandiri), balai arkeologi, BPCB juga masuk di situ, beberapa tenaga ahli yang memang dibutuhkan,” ujar Wisnu Aryastika, peneliti Gunung Padang Bidang Perkuatan Struktur, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (18/8/2014).
Salah satu tahapan yang ingin dicapai dalam penelitian tersebut adalah pengelupasan lapisan pertama untuk melihat terasering di lokasi. Tim juga mempersiapkan diri untuk melanjutkan penelitian dan ekskavasi.
Dalam waktu dekat, tim nasional juga akan merumuskan bagian mana saja yang harus diberi pengamanan ekstra. Tujuannya agar penelitian tidak terganggu.
Saat disinggung soal target pemugaran, Wisnu belum berani memastikan. Hal itu karena proses penelitian diperkirakan masih panjang.
“Wah masih lama, studinya baru kami (rencanakan). Timnas saja baru dibentuk. Jadi nanti ada studi lanjutan yang apakah itu pemugarannya seperti Candi Borobudur, kalau Borobudur kan dibongkar total, atau hanya perbaikan deformasi setempat," jelasnya.
Sementara itu petemuannya dengan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, dalam rangka memberikan laporan dari para peneliti.
“Kami tetap wajib membuat satu laporan perkembangan bahwa timnas sudah ditandatangani. Untuk langkah lebih lanjut tentu kami harus koordinasi dengan beliau,” tandasnya.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.