JEMBER - Ditengah antrean pengendara di SPBU, tadi siang warga dikejutkan dengan mendaratnya helikopter milik Polda Jatim di Alun-Alun Jember. Warga tidak banyak yang mengira bahwa pendaratan itu merupakan hal biasa. Namun ada pemandangan aneh ketika sejumlah drum ukuran besar mencoba didekatkan pada mhelikopter tersebut.
Alhasil, ternyata helikopter yang ditumpangi Kombes Heidi Handoko menjabat Kabitkum Polda Jatim itu ternyata diduga kehabisan bahan bakar jenis avtur. Tanpa ada pemberitahuan maupun persiapan seperti layaknya pesawat akan mendarat, helikopter tersebut langsung mendarat.
Kontan saja, ini menjadi perhatian masyarakat yang ada di sekitar alun-alun Jember. Bukan hanya itu, helikopter untuk penumpang 4 orang ini diserbu oleh masyarakat dan para siswa untuk berfoto bersama. Usai pendaratan, seorang perwira menengah polisi dari Polda Jatim nampak keluar dari helikopter itu. Pria berpangkat melati 3 ini bernama Heidi Handoko, pilot dan co-pilot. "Ada agenda apa di Jember, tidak ada hanya berkunjung ke Polres Jember," ujar Kombes Heidi Handoko sembari tersenyum.
Kombes Heidi Handoko menjabat Kabitkum Polda Jatim. Beberapa menit Kombes Heidi menunggu di helikopter, kemudian muncul Kapolres Jember AKBP Awang Rumitro bersama Kasat Lantas AKP Akmal datang sambil tergesa-gesa menghampiri Kombes Heidi.
Setelah berbincang sejenak, Pamen tersebut meninggalkan helikopter menuju ke Mapolres Jember. Namun selang beberapa menit kemudian, dua drum BBM Avtur datang diangkut truk polisi. Avtur itu untuk mengisi BBM helikopter yang mendarat tersebut.
"Mestinya, kalau ada kunjungan atau pesawat mau mendarat, lapangan harus steril dari masyarakat. Selain itu ada tanda atau helikopter agar pesawat mendarat mulus. Ini tidak ada sama sekali, helikopter sempat berputar-putar dan langsung mendarat," ujar Harto.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.