Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lamborghini Haji Lulung Legal tapi Belum Layak Jalan

Gunawan Wibisono , Jurnalis-Selasa, 02 September 2014 |13:59 WIB
Lamborghini Haji Lulung Legal tapi Belum Layak Jalan
Lamborghini yang diamankan polisi (Foto: Dede/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mobil Lamborghini yang sempat dikendarai anggota DPRD DKI Jakarata, Abraham Lunggana (Haji Lulung), kini terparkir di Subdit Gakkum Polda Metro Jaya bersama dua Lamborghini lain yang ikut diamankan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan ketiga mobil mewah itu adalah resmi diimpor dieler di Tanah Air, namun surat kelengkapan kendaraannya masih belum turun.

"Kerena fakturnya belum keluar maka belum bisa diproses untuk mendapatkan STNK. Artinya mobil tersebut belum layak jalan untuk digunakan di lalu lintas umum," ujar Rikwanto di kantornya, Selasa (9/2/2014).

Nantinya ketiga mobil tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya setelah proses penilangan dan surat-surat STNK-nya turun dari dealer yang bersangkutan.

Rikwanto mengatakan, ketiga pemilik mobil tersebut akan dikenai denda karena tidak taat berlalulintas dengan tetap mengendarai mobil meski belum dilengkapi surat-surat kendaraan. Selain itu, pemilik juga memakai pelat nomor palsu.

"Tilang ini kan sesuai apa yang dilanggar yaitu tidak menggunakan nomor polisi sebagaimana mestinya dan tidak memakai STNK dan itu dendanya antara Rp250 sampai Rp500 ribu," tegasnya.

"Mobil hijau punya H LL (Haji Lulung), dan yang putih punya SK. Itu pengusaha alamat di Jati Negara Jakarta Timur, kemudian yang kuning milik dari inisal EP alamat Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara," jelasnya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement