KUALA LUMPUR – Segala cara dilakukan untuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas tertembaknya pesawat MH17 di Ukraina. Salah satunya dengan menyediakan uang hadiah USD30 juta atau Rp360 miliar bagi yang menginformasikan pelaku penembak.
Perlu diketahui, hadiah ini dipercaya menjadi yang terbesar yang pernah ditawarkan. Melewati hadiah 25 juta Euro yang pernah ditawarkan bagi penangkap Osama Bin Laden. Hadiah itu datang dari sebuah perusahaan penyelidik dari Jerman
Perusahaan detektif bernama Wifka, mengatakan uang itu datang dari seorang dermawan, yang tidak menyebutkan namanya. Orang itu sudah menanamkan uang di Bank Zurich, Swiss. Nah, siapapun yang membocorkan rahasia penembak pesawat milik Malaysia Airlines itu, akan diberikan identitas baru.
Perusahaan itu memang sedang mencari tahu siapa pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat MH17, di manakah para pelaku itu saat ini, siapa yang memerintahkan penembakkan dan apa situasi yang membuat mereka menembakkan pesawat itu.
“Semua orang bisa dibeli, ini hanya masalah harga saja,” kata Josef Resch perwakilan dari Wifka, kepada sebuah majalah Jerman, sebagaimana diberitakan Belfast Telegraph, Kamis (18/9/2014).
Wifka mengakui mengalami kesulitan dalam menyelidiki insiden yang terjadi pada Juli 2014 itu.
"Setelah pembunuhan mengerikan atau 'kecelakaan', semua partai politik mengatakan mereka berutang kepada para korban, keluarga mereka dan masyarakat untuk memperjelas keadaan bukti kecelakaan dan sekarang atas apa yang terjadi. Semua ini belum dilakukan,” demikian pernyataan perusahaan itu.
Sampai saat ini, belum ada pihak yang mau bertanggung jawab atas itu. Pihak Ukraina dan Rusia sama-sama saling menyalahkan. (hmr)
(Andreas Gerry Tuwo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.