Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jenderal Gatot Cek Kesiapan HUT TNI ke-69

Nurul Arifin , Jurnalis-Jum'at, 19 September 2014 |18:35 WIB
Jenderal Gatot Cek Kesiapan HUT TNI ke-69
Ilustrasi (Dok Okezone)
A
A
A

SURABAYA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal (Kasad) TNI Gatot Nurmantyo melakukan pengecekan persiapan menjelang peringatan HUT TNI ke-69 di  Markas Kodam V/Brawijaya. Suasana di sekitar Jalan Hayam Wuruk itu tampak lain, karena dipenuhi Alutista milik TNI yang akan digunakan dalam peringatan HUT.

Beberapa kendaraan tempur yang ada di Makodam itu adalah 3 unit Bush Master, 12 unit MRCV, 2 unit Pakci, 2 unit Komodo, 2 unit OKA, 2 unit Isuzu D-Max, 1 unit Caspier, 6 unit Tank Tarantula, 13 unit MLRS, 14 cuk Mer 155 KH179, 14 cuk Mer 105 KH178, 13 unit Tank Scorpion, 9 unit Panser Anoa, 8 unit RBS-70, 1 unit Giraffe, 4 cuk Mer 23 Zur/Groom, 2 unit MMl Proprad.  
Kendaraan tempur dan kendaraan taktis ini siap untuk ditampilkan dalam Upacara menghadapi HUT TNI 2014 yang akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2014 di Armatim Surabaya.
 
Bertindak sebagai Irup, Kasad memberikan koreksi karena secara umum sudah baik dari kesungguhan prajuri dalam latihan. Koreksi itu berkaitan dengan pelaksanaan yel-yel dan teknis defile.
 
Jenderal bintang empat ini meminta agar yel-yel yang disampaikan yaitu atas nama Angkatan Darat “Kartika Eka Paksi” bukan per Brigade. “Getarkan Armada Timur dengan suara prajurit TNI Angkatan Darat,” ucapnya di hadapan ribuan prajurit TNI dalam apel persiapan, Jumat (19/9/2014).
 
Kasad juga mengatakan, kedatangannya ke Surabaya ini untuk melihat kesiapan pasukan, alutista dan atraksi dari TNI yang akan ditunjukkan di depan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
 
"Ingat, Kalian adalah prajurit terpilih yang merupakan kehormatan bisa mewakili TNI Angkatan Darat, terimakasih atas semangatmu dan selamat bertugas,” tegasnya.

(Muhammad Saifullah )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement