Mananggapi hal itu, Fadly mengaku kecewa akibat penanganan medis yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. Bahkan, diduga saat bayi dianggap telah kritis pihak Rumah Sakit Bersalin Bunda sengaja merujuk kedua bayi ini ke rumah sakit lain untuk menghindari kesalahan.
Dimana pihak rumah sakit saling meyalahkan dan saling tuding seakan tak melakukan kesalahan terhadap tewasnya korban.
Hingga berita ini di turunkan, adik dan ibu dari sang bayi kembar siam ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Ibu dan Anak yang ada di Jalan Arief Rate, Kecamatan Mangkura Makassar, untuk mendapatkan perawatan medis setelah lahir secara permatur.(fid)
(Dede Suryana)