Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Allan Nairn: CIA dan BIN Punya Hubungan Sistematis

Nina Suartika , Jurnalis-Senin, 03 November 2014 |18:01 WIB
Allan Nairn: CIA dan BIN Punya Hubungan Sistematis
Jurnalis AS Allan Nairn (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Perlahan tapi pasti, tabir yang menutupi fakta kasus pelanggaran HAM di masa lalu mulai terungkap. Jurnalis investigasi asal Amerika Serikat (AS), Allan Nairn mengungkapkan ada hubungan institusional antara CIA dan Badan Intelijen Negara (BIN) terkait pembunuhan masyarakat sipil yang terjadi beberapa tahun lalu.

"Hendro mengatakan sama saya bahwa dia menemukan banyak proyek dengan CIA terutama soal penangkapan orang, yang orang Amerika bilang terkait dengan terorisme. Selain itu, ada hubungan institusional, sistematis antara CIA dengan BIN," kata Allan Nairn saat ditemui di kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (3/11/2014).

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan Hendropriyono, CIA merupakan donatur utama aksi pembunuhan di Indonesia. CIA memberi uang, memberi pelatihan, dan memberi alat-alat untuk membunuh masyarakat.

"Jadi menurut saya, pemerintah Amerika juga harus bertanggungjawab atas jenderal-jenderal yang telah didukung oleh mereka," kata Allan.

Dia mengatakan, keinginannya untuk membongkar semua kasus yang melibatkan mantan petinggi keamanan di Indonesia, karena dia ingin menghentikan tindak kejahatan yang didalangi oleh negeri Paman Sam itu.

"Saya lakukan itu karena sebagai warga negara Amerika saya mau hentikan tindakan Amerika. Saya mau hentikan kebijakan Amerika yang memberikan pelatihan untuk membunuh orang," tuntasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement