Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Klaim Rombongannya Bawa Manfaat Saat Kunjungan Luar Negeri

Antara , Jurnalis-Senin, 17 November 2014 |02:36 WIB
Jokowi Klaim Rombongannya Bawa Manfaat Saat Kunjungan Luar Negeri
Jokowi Klaim Rombongannya Bawa Manfaat Saat Kunjungan Luar Negeri (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai efektif membawa rombongan menteri dalam kunjungan ke luar negeri.

"Ya saya bawa dua menteri cukup, waktu di APEC tiga menteri cukup. Karena yang berhubungan," kata Jokowi saat konferensi pers di Pesawat Kepresidenan, sesaat sebelum mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (16/11/2014) malam.

Menurut Jokowi, asalkan semua materi disiapkan terlebih dahulu tidak perlu membawa banyak perangkat dalam kunjungan kerja ke luar negeri.

"Di pertemuan puncak G20 banyak berhubungan dengan keuangan jadi saya bawa menteri keuangan. Kalau bu menlu wajib ikut terus," ujarnya.

Dalam kunjungan kerja pertamanya ke luar negeri, Jokowi melawat ke Tiongkok untuk mengikuti pertemuan puncak Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), lalu Myanmar untuk mengikuti pertemuan puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Asia Timur serta pertemuan puncak G20 di Australia.

Di Tiongkok, Jokowi didampingi oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menlu Retno LP Marsudi, Mendag Rahmat Gobel dan Seskab Andi Widjajanto. Turut serta dalam rombongan tersebut adalah pengamat senior Rizal Sukma dan wakil DPD, GKR Hemas.

Ketika di Australia, Jokowi didampingi oleh Menlu Retno LP Marsudi dan Menkeu serta Rizal Sukma. Sedangkan, sisa rombongan yang lain berhenti di Bali, saat pesawat Kepresidenan singgah untuk mengisi bahan bakar.

Secara keseluruhan rombongan inti Jokowi berjumlah sekira 50 orang termasuk pasukan pengamanan presiden dan wartawan, sehingga semuanya dapat tertampung dalam pesawat kepresidenan.

Kesan dalam kunjungan perdananya itu, Jokowi menilai tidak ada yang di luar kebiasaan karena negara-negara sahabat tersebut juga menghargai serta menghormati Indonesia sebagai negara demokrasi dan berpenduduk muslim terbanyak.

Ia mengaku banyak berbincang-bincang dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. dan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam lawatan tiga negara itu. Pada kesempatan itu, Jokowi juga berkomitmen untuk meminta para menteri terkait menindaklanjuti hasil kunjungan kerjanya itu.

Turut mendampingi dalam konferensi pers yang dilakukan di ruang duduk VVIP Pesawat Kepresidenan itu adalah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Pesawat kepresidenan yang membawa presiden beserta rombongan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta sekira pukul 19.30 WIB setelah bertolak dari Brisbane, Australia sekira pukul 15.00 waktu setempat. (ant) (rif)

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement