Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HM Prasetyo Ditolak ICW, Istana Bungkam

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 20 November 2014 |13:45 WIB
HM Prasetyo Ditolak ICW, Istana Bungkam
HM Prasetyo Ditolak ICW, Istana Bungkam (ilustrasi)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) menolak calon Jaksa Agung yang berasal dari partai politik. Sebab, akan tersandera konflik kepentingan.

Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, enggan menanggapi penolak ICW terhadap HM Prasetyo yang juga politikus Partai NasDem tersebut.

"Sori, saya ada janji jam 12 siang," kilah Andi, Kamis (20/11/2014).

  Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto

Namun, dia memastikan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh akan mencabut keanggotan HM Prasetyo dari partai.

"Ya, diminta jaminan bahwa calon itu keluar dari NasDem dan harus independen begitu jadi Jaksa Agung," tegasnya.

Sebelumnya, ICW meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak salah pilih menempatkan sosok pada lembaga lembaga strategis penegakan hukum tersebut.

"Jokowi tidak boleh salah pilih Jaksa Agung mengingat pos jabatan tersebut sangat penting dan strategis dalam penegakan hukum. Jaksa Agung harus berintegritas, memiliki kapasitas, paham teknis hukum dan terbebas dari konflik kepentingan," jelas Koordinator ICW, Ade Irawan kepada Okezone.

Melihat hal itu, kata Ade, HM Prasetyo tidak tepat untuk dijadikan Jaksa Agung. Pasalnya, selama di korps adhyaksa tidak ada prestasi besar yang dihasilkannya. Terlebih lagi saat ini, dia sudah menjadi politisi, sehingga konflik kepentingan dengan partai akan sangat kentara.(fid)

(Dede Suryana)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement