Penulis buku ini menambahkan, pemerintah dapat mencari jalan keluar lain bagi kaum buruh misalnya membebaskan bebas pungutan sekolah atau mempermudah pelayanan kesehatan.
“Atau bebas akes kendaraan umum sehingga gaji untuk makan utuh atau cukup untuk cicil rumah dan bisa menabung ada pos tabungan. Pos uang di mana dapat digunakan jika terjadi emergensi. Atau pemerintah bisa memfasilitasi koperasi bagi buruh misalnya subsidi susu dan beras sehingga betul-betul kontrol kebutuhan primer bukan tersier. Buruh harus introspeksi pemerintah juga harus berperan,” jelasnya.
Jika dibandingkan dengan negara-negara di Eropa, model penanganan kaum buruh sudah cukup baik.
“Gaji tinggi dan sekolah di beberapa negara itu gratis. Hal-hal dasar seperti susu di Eropa sangat murah untuk kepentingan publik, begitupun masalah transportasi di mana masyarakatnya lebih banyak menggunakan transportasi publik sehingga tak ada kesenjangan sosial,” tutupnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.