DEPOK - Paradoks antara tuntutan kaum buruh dengan kenyataan di lapangan saat mereka berunjuk rasa menuntut aspirasi.
Di banyak momen unjuk rasa, tak jarang para buruh menggunakan perhiasan ataupun berkonvoi menggunakan motor gede dan terbilang mahal seperti Kawasaki Ninja.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Seluruh Indonesia (FSPMI) Depok Wido Pratikno menilai, itu hanya fenomena sebagian kecil dari ratusan ribu buruh setiap konvoi di jalan. Ia mengklaim sebagian besar buruh belum memiliki tempat tinggal.
“Bicara Ninja, kawan-kawan punya Ninja punya mobil punya itu bisa dihitung sebagian. Justru sebagian besar buruh hidupnya kasihan masih kontrak enggak punya rumah,” kata Wido kepada Okezone.