Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Istri Simpanan Pegawai Pemkot Terjaring Razia Satpol PP

Arie Yoenianto , Jurnalis-Selasa, 16 Desember 2014 |00:03 WIB
Istri Simpanan Pegawai Pemkot Terjaring Razia Satpol PP
Istri Simpanan Pegawai Pemkot Terjaring Razia Satpol PP
A
A
A

PASURUAN - Seorang perempuan yang mengaku istri simpanan pegawai honorer Pemkot Pasuruan, Jawa Timur, terjaring razia ketertiban Satpol PP. Ia terpaksa diamankan dari sebuah rumah kos di kawasan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, karena tidak bisa menunjukkan identitasnya.

Selain istri simpanan, petugas gabungan Satpol PP, Polres Pasuruan dan TNI, juga mengamankan pasangan kumpul kebo dari sebuah hotel dan pelajar yang bolos sekolah. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pengarahan.

Mereka di antaranya Kusumawati (37), warga Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Didik Hedy Prihantono (48), warga Jl Patiunus, Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Imam Romli (32), warga Desa Kemantren Rejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Prahari Adiani (48), warga Kecamatan Lowokwaru, Malang, serta Lilik Setyowati (37) dan Heriani (43), warga Donomulyo, Malang.

Kasatpol PP Kota Pasuruan, Erwin Hamonangan, mengatakan, tujuan digelarnya Razia Gabungan tak lain untuk membersihkan Kota Pasuruan dari segala bentuk kegiatan maksiat dan pelacuran, utamanya menjelang Natal dan Tahun Baru 2015.

“Di sebuah hotel ini kami mengamankan satu pasangan yang tak memiliki surat resmi pernikahannya, serta dua orang perempuan yang tak bisa menunjukkan identitasnya,” ujar Kasatpol PP Kota Pasuruan, Erwin Hamonangan.

Menurutnya, razia ketertiban ini secara periodik dilakukan pada tempat-tempat yang diduga menjadi kegiatan maksiat. Meski demikian, masih saja ada warga yang memanfaatkan kelemahan petugas.

“Petugas secara rutin melakukan razia disejumlah tempat yang digunakan praktek maksiat. Hanya saja, karena kesempatan dalam kesempitan, maka masih saja ada warga yang berani berbuat maksiat di hotel maupun kos-kosan,” kata Erwin.

Pihaknya berharap kepada pemilik hotel dan kos-kosan untuk membantu menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungannya. Yakni dengan meminta keterangan atau identitas terhadap tamu-tamu yang menginap.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement