Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bamsoet Target Interpelasi Jokowi Dilakukan Bulan Depan

Arief Setyadi , Jurnalis-Minggu, 01 Maret 2015 |10:13 WIB
Bamsoet Target Interpelasi Jokowi Dilakukan Bulan Depan
Bamsoet Target Interpelasi Jokowi Dilakukan Bulan Depan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Rencana interpelasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kebijakannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seolah meredup. Pasalnya, sudah memasuki masa reses sidang ke II, DPR masih belum merealisasikan wacana yang sebelumnya begitu gencar dilakukan terutama dari anggota dewan yang tergabung di Koalisi Merah Putih (KMP).
 

Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menepis kalau wacana untuk melakukan interpelasi terhadap Presiden Jokowi dilupakan. Saat ini, bersama anggota dewan lainnya masih terus melakukan pengumpulan tanda tangan dukungan. 

"Soal interpelasi lanjut. Kita masih tunggu PD (Partai Demokrat)," ujarnya kepada Okezone, Minggu (1/3/2015).

Bamsoet sapaan akrabnya menegaskan, untuk melakukan interpelasi menargetkan mengumpulkan sebanyak tiga ratus tanda tangan anggota dewan dari banyak fraksi.

"Ya kita targetkan lebih dari tiga ratus, kalau tidak salah baru 220-an. Tinggal sebagian PPP dan PD seluruhnya. Fraksi lainnya full tanda tangan," tuturnya.

Bamsoet mengaku, perlu mengumpulkan banyak tanda tangan supaya ketika di paripurna hak tersebut bisa disetujui. Dia mengaku, paling lambat hak interpelasi akan dilakukan satu bulan mendatang.

"Kita enggak mau kalah lagi di paripurna. Jadi kita harus pastikan didukungan tanda tangan. Bulan depan (dilakukan interpelasi)," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement