"Aktivitas vulkanik Gunung Soputan dicirikan oleh pertumbuhan kubah lava yang terus bertambah sejak tahun 1991, hingga meluber keluar dari bibir kawah menyebabkan sering terjadi guguran lava, dengan jarak luncur sekitar dua hingga 6,5 kilometer dari puncak ke arah barat," terangnya.
Ancaman bahaya letusan Gunung Soputan bagi penduduk lanjut Sutopo relatif kecil, karena permukiman dan aktivitas penduduk terdekat berjarak delapan kilometer dari puncak. Tercatat pada Juni 2008, terjadi luncuran awan panas mencapai 6,5 kilometer dari puncak.

"Ancaman terbesar di daerah perkemahan (camping ground) di lereng timur laut berjarak sekitar 3-4 kilometer dari puncak Gunung Soputan. Untuk itulah radius 6,5 km dari puncak harus kosong dari aktivitas penduduk," imbau Sutopo.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu meningkatkan kesiapsiaagannya. Dari 127 gunung api aktif di Indonesia lanjut dia, terdapat lima gunung berstatus siaga (level tiga) yaitu Gunung Soputan, Gamalama, Sinabung, Karangetang, dan Lokon. Selain itu ada 15 gunung berstatus waspada (level dua).
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.