DUBAI – Seluruh maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan untuk menutup sementara semua rute penerbangan ke Kota Erbil, Irak, yang dikuasai militan ISIS.
Maskapai Emirates, Fly Dubai, dan Etihad Airways secara resmi mengumumkan untuk menunda semua penerbangan ke Erbil terhitung mulai Senin (9/3/2015). Hal ini dikarenakan adanya ancaman terhadap keselamatan penerbangan di kota tersebut.
“Kami menginginkan untuk melayani semua penumpang yang ingin terbang ke Erbil, namun tidak untuk saat ini,”ujar Juru Bicara Maskapai penerbangan Emirates, yang tidak mau disebutkan identitasnya, seperti dilansir Reuters, Senin (9/3/2015).
Kota Erbil merupakan salah satu tujuan wisata di Irak, kota ini terkenal akan peninggalan sejaran zaman Irak di masa lampau.Kelompok militan ISIS akhir-akhir ini menghancurkan peninggalan bersejarah di wilayah yang mereka kuasai.
Pihak maskapai tidak menginginkan kejadian penembakan pesawat di Baghdad terulang lagi. Saat itu pesawat milik maskapai penerbangan Fly Dubai ditembaki orang tak dikenal saat hendak mendarat di Bandara Internasional Baghdad pada 27 Januari lalu.
Akibat insiden tersebut, otoritas penerbangan UEA melarang semua maskapai dari negaranya untuk terbang ke Baghdad dengan alasan keamanan.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.