JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung ternyata pernah merasakan hidup susah. Bahkan, ia pernah berhenti sekolah dan menjadi pemulung di wilayah Tanah Abang.
"Haji Lulung membantu mencari nafkah untuk ibu dan saudara-saudaranya dengan mengumpulkan sampah pasar berupa plastik, karung, kardus, dan per untuk ngebal," sebagaimana ditulis laman jakarta.go.id yang dikutip Okezone, Rabu (3/11/2015).
Rumahnya yang tidak jauh dari pasar membuat Lulung bekerja keras untuk membiayai hidup. Jika anak seusianya sedang asyik bermain, maka Lulung menghabiskan waktunya mencari uang di pasar.
"Kehidupannya sedikit mulai sedikit berubah ketika ada perluasan Pasar Kebon Dalem (1976), ia sudah menjadi bos barang bekas. Dikarenakan harus bekerja, ia harus meninggalkan sekolah selama tiga tahun untuk bertahan mencari uang," jelas laman tersebut.

Pada 1978, ketika sudah memiliki kemampuan, Lulung melanjutkan sekolah ke STM di YPMII di wilayah Pasar Jumat.