JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi dalam kasus proyek payment gateway di Kementerian Hukum dan HAM.
Denny datang sekira pukul 11.00 WIB didampingi tim kuasa hukumnya. Mengenakan kemeja berwarna putih, Denny menyampaikan kedatangannya untuk memenuhi panggilan penyidik.
"Pagi ini, saya hadir didampingi kuasa hukum memenuhi undangan dari Bareskrim sebagai saksi dan tentu kami bekerja sama menjalani proses hukum yang akan kita lihat sama-sama," ujar Denny di depan Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (12/3/2015).
Denny menolak adanya anggapan yang menyebut negara mengalami kerugian hingga Rp32,4 miliar. Menurut Denny, nilai itu merupakan pendapatan yang diperoleh negara dalam proyek sistem pembuatan paspor secara online ini.