"Ini penting untuk memperjelas apakah mereka bagian dari ISIS yang sengaja menyusupkan ajaran dengan maksud meracuni pikiran siswa-siswi," terang aktivis Jaringan Islam Anti-Diskrimintif (JIAD) Jawa Timur itu.
Dia juga meminta pemerintah segera menarik buku yang sudah beredar dan menggantinya dengan buku yang mengajarkan tentang hubungan baik antar-masyarakat lintas agama dan suku di Indonesia.
"Buku tersebut segera ditarik dan direvisi sesuai dengan nilai-nilai luhur Islam rahmatan lil alamin yang bersendikan dalam Pancasila dan UUD 1945," pungkasnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.