Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK: Dongeng Si Kancil Tak Mendidik

Tri Ispranoto , Jurnalis-Kamis, 26 Maret 2015 |20:00 WIB
KPK: Dongeng Si Kancil Tak Mendidik
KPK:Dongeng Si Kancil Dianggap menyesatkan (Okezone)
A
A
A

BANDUNG – Siapa tak mengenal kisah cerdik dalam cerita anak Si Kancil. Kisah tersebut seolah menjadi santapan anak-anak dalam usia dini hingga pendidikan dasar. Tapi, bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dongeng Si Kancil merusak moral anak didik.

Pelaksana Harian (PLH) Direktur Dikyanmas KPK Guntur Kusmeiyano menuturkan, dongeng Si Kancil awalnya diciptakan sebagai karakter yang cerdik dan cerdas di antara hewan-hewan lain. Namun, bagi KPK dongeng Si Kancil tidak layak untuk disajikan kepada anak-anak.

“Itu (cerita) salah. Si Kancil anak nakal ini justru mendidik agar anak tidak bertanggungjawab. Kisah itu juga seolah mengajarkan anak untuk berbohong dan mencuri,” kata Guntur saat ditemui wartawan di Balai Kota Bandung, Kamis (26/3/2015).

Sesuai dengan Pasal 13 huruf c UU No 30/2002, KPK memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan program pendidikan anti korupsi disemua jenjang pendidikan. Untuk itu, pihaknya telah membut sejumlah cerita anak-anak yang mendukung mengenai pencegahan dan pemberantasan korupsi, dengan karakter jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

"Selain kisah Si Kancil, masih ada beberapa cerita anak-anak yang sebenarnya tidak patut untuk diceritakan karena mengandung unsur yang bertentangan dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi," kata Guntur.

Diketahui, salah satu kisah yang sering didengar adalah Si Kancil yang kepergok mencuri ketimun dan berhasil ditangkap oleh Pak Tani (petani). Setelah ditangkap, Si Kancil pun dimasukan ke dalam sebuah kandang di dalam rumah.

Menjelang malam, Si Kancil bertemu dengan seorang anjing penjaga milik Pak Tani. Dalam kisah itu disebutkan Si Kancil yang bekarakter cerdik kemudian mengelabui anjing tersebut seolah dia akan diajak ke kota. Si Kancil kemudian lolos dari jeratan hukuman Pak Tani.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement