“Survei itu memang menunjukkan Jokowi mengungguli (Ketua Umum PDIP) Megawati. Survey itu menggoda Jokowi untuk ikut maju dalam pemilihan Ketua PDIP di Kongres mendatang,” ujar Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Gun Gun Heryanto kepada Okezone, Kamis (2/4/2015).
Ia menambahkan hasil survey CSIS juga menjadi sinyal bahwa Jokowi masih memiliki peluang untuk memimpin PDIP. Apa lagi gaung mendukung Jokowi sebagai Ketua PDIP masih mencuat jelang Kongres PDIP di Bali April ini. Namun Gun Gun mengingatkan agar Jokowi tidak maju.
“Kalau Jokowi maju, ia ibarat menjilat ludahnya sendiri. Sebab sebelumnya ia sudah berkomitmen untuk tidak merangkap jabatan. Sekarang kan ia masih Presiden,” ucap Gun Gun.
Sebelumnya, dalam survei CSIS yang digelar pada 16 sampai 19 Februari 2015, 26,6 persen responden yakin Jokowi mampu memimpin PDIP lima tahun ke depan. Sedangkan pemilih Ketua Umum PDIP Mengawati Soekarno Putri hanya 9,1 persen. Lalu putri Mega, Puan Maharani juga masih kalah dari Jokowi, yakni dipilih 22,8 persen responden.
Responden survei CSIS itu sendiri melibatkan hampir seluruh petinggi PDIP di daerah. Yakni 467 petinggi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan 28 petinggi Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.