Dia menilai hanya segelintir menteri di Kabinet Jokowi yang mampu melakukan dan melaksanakan visi-misinya. Namun tak sedikit dari mereka masih politik pencitraan bahkan tidak memiliki kapasitas yang mumpuni sebagai seorang menteri. "Tidak ada alasan bagi Jokowi untuk melakukan reshuffle," tambahnya.
Dikatakan di awal pemerintahan, Jokowi selalu menyebut kata "kerja, kerja, kerja" kepada kabinetnya. Melihat hampir sebagian besar melakukan tindakan offside, Jokowi harus segera melakukan reshuffle kabinet.
"Karena kabinet kerja pangkat tiga lho, kerja, kerja, kerja itu artinya tidak ada jeda untuk berleha-leha," simpulnya.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.