nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

84 Negara Kecuali Indonesia yang Hapus Hukuman Mati

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis · Rabu 29 April 2015 05:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 04 28 337 1141582 84-negara-kecuali-indonesia-yang-hapus-hukuman-mati-93wxlHv8Hf.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Sebanyak 84 negara turut menandatangani Protokol Opsional Kedua Kovenan Internasional, tentang Hak-hak Sipil dan Politik, yang bertujuan untuk menghapus hukuman mati di New York, 15 Desember 1989 silam.

Sebagaimana dilansir dari treaties.un.org, Jumat 13 Maret 2015, protokol tersebut telah didaftarkan sejak 11 Juli 1991, dengan Nomor. 14668 dan telah dicetak dalam Bahasa Arab, China, Inggris, Perancis, Rusia dan Spanyol.

Laman tersebut juga menyebut bahwa teks protokol yang telah dicetak kedalam enam bahasa itu, sama-sama otentik, sebagaimana diadopsi oleh resolusi 44/1281 tertanggal 15 Desember 1989 dan disetujui oleh 44 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain itu, peraturan internasional tersebut juga terbuka untuk ditandatangani di Markas Besar PBB di New York oleh semua negara yang telah menandatangani Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik.

Berikut negara-negara yang telah menandatangani hukum internasional, kecuali Indonesia, perihal pidana cabut nyawa sekaligus diterapkan di peraturan domestik negara peserta:

1. Albania meski bukan negara penandatangan saat perjanjian, namun Albania menyatakan ikut terlibat (aksesi) sejak 17 Oktober 2007 2. Andorra turut menandatanatangi perjanjian tersebut pada 5 Agustus 2002, kemudian negara tersebut meratifikasinya sejak 2 September 2006.

3. Angola, turut menandatangani pada 24 September 2013 dan belum meratifikasi.

4. Argentina, menyatakan keterlibatan pada 20 Desember 2006 dan meratifikasinya sejak 2 September 2008.

5. Australia, mnyetakan diri terlibat aksesi peraturan tersebut sejak 2 Oktober 1990.

6. Austria mengikuti penandatanganan pada 8 April 1991 dan meratifikasi sejak 2 Maret 1993.

7. Azerbaijan, menyatakan diri aksesi sejak 22 Jan 1999.

8. Belgia, mengikuti perjanjian sejak 12 Jul 1990 dan meratifikasinya pada 8 Desember 1998.

9. Benin, menyatakan diri terikat secara aksesi sejak 5 Juli 2012.

10. Bolivia, turut menyatakan terikat berdasarkan aksesi pada 12 Jul 2013.

11. Bosnia-Herzegovina, menandatangani perjanjian itu pada 7 September 2000 dan meratifikasinya sejak 16 Maret 2001.

12. Brazil, menyatakan diri ikut aksesi perjanjian tersebut pada 25 September 2009.

13. Bulgaria, menandatangani pada 11 Maret 1999 dan meratifikasi sejak 10 Agustus 1999.

14. Cape Verde, menyatakan ikut aksesi sejak 19 Mei 2000.

15. Kanada, menandatangani secara aksesi sejak 25 November 2005.

16. Cile, menyatakan terlibat sejak 15 November 2001 dan meratifikasi pada 26 September 2008.

17. Kolombia, menyatakan turut terlibat aksesi sejak 5 Agustus 1997.

18. Kosta Rika, menandatangani perjanjian sejak 14 Februari 1990 dan meratifikasi pada 5 Juni 1998.

19. Kroasia, terlibat secara aksesi sejak 12 Oktober 1995.

20. Siprus, terlibat secara aksesi sejak 10 September 1999.

21. Republik Ceko, terlibat secara aksesi sejak 15 Juni 2004.

22. Denmark, turut menandatangani sejak 13 Februari 1990 dan meratifikasi pada24 Februari 1994.

23. Djibouti, terlibat secara aksesi sejak 5 November 2002.

24. Ekuador, terlibat secara aksesi pada 23 Februari 1993.

25. El Salvador, terlibat secara aksesi pada 8 April 2014.

26. Estonia, terlibat secara aksesi pada 30 Januari 2004.

27. Finlandia, tutrut menandatangani sejak 13 Februari 1990 dan diratifikasi 4 Aprril 1991.

28. Perancis, terlibat secara aksesi sejak 2 Oktober 2007.

29. Gabon, terlibat secara aksesi 2 April 2014.

30. Georgia, terlibat secara aksesi sejak 22 Maret 1999.

31. Jerman, turut menandatangani sejak 13 Februari 1990 dan diratifikasi pada 18 Agustus 1992.

32. Yunani, terlibat secara aksesi sejak 5 Mei 1997.

33. Guinea-Bissau, turut menandatangani sejak 12 September 2000 dan meratifikasi pada 24 September 2013.

34. Honduras turut menandatangani sejak 10 Mei 1990 dan meratifikasi pada 1 April 2008.

35. Hongaria, terlibat secara aksesi 24 Februari 1994.

36. Islandia, turut menandatangani pada 30 Januari 1991 dan meratifikasi sejak 2 April 1991.

37. Irlandia, terlibat secara aksesi sejak 18 Juni 1993.

38. Italia turut menandatangani sejak 13 Februari 1990 dan meratifikasi pada 14 Februari 1995.

39. Kirgistan, terlibat secara aksesi sejak 6 Desember 2010.

40. Latvia, terlibat secara aksesi sejak 19 April 2013.

41. Liberia, terlibat secara aksesi sejak 16 September 2005.

42. Liechtenstein, terlibat secara aksesi sejak 10 Desember 1998.

43. Lithuania, turut menandatangani sejak 8 September 2000 dan meratifikasi pada 27 Maret 2002.

44. Luksemburg, turut terlibat sejak 13 Februari 1990 dan meratifikasi pada 12 Februari 1992.

45. Madagaskar, menandatangani sejak 24 September 2012 tetapi belum meratifikasi. 46. Malta, terlibat secara aksesi sejak 29 Desember 1994.

47. Meksiko, terlibat secara aksesi sejak 26 September 2007.

48. Monako, terlibat secara aksesi sejak 28 Maret 2000.

49. Mongolia, terlibat secara aksesi sejak 13 Maret 2012.

50. Montenegro, pemerintahan suksesi menyatakan terlibat sejak 23 Oktober 2006.

51. Mozambik, terlibat secara aksesi sejak 21 Juli 1993.

52. Namibia, terlibat secara aksesi sejak 28 November 1994.

53. Nepal, terlibat secara aksesi sejak 4 Maret 1998.

54. Belanda, turut terlibat perjanjian sejak 9 Agustus 1990 dan meratifikasi pada 26 Maret 1991.

55. Selandia Baru, turut terlibat sejak 22 Februari 1990 dan meratifikasi pada 22 Februari 1990.

56. Nikaragua, turut menyatakan terlibat sejak 21 Februari 1990 dan meratifikasi pada 25 Februari 2009.

57. Norwegia, turut menyatakan terlibat sejak 13 Februari 1990 dan meratifikasi pada 5 September 1991.

58. Panama, terlibat secara aksesi sejak 21 Januari 1993.

59. Paraguay, terlibat secara aksesi sejak 18 Agustus 2003.

60. Filipina, turut menyatakan terlibat sejak 20 September 2006 dan meratifikasi pada 20 November 2007.

61. Polandia, turut menyatakan terlibat sejak 21 Maret 2000 dan meratifikasi pada 25 April 2014.

62. Portugal, turut menyatakan diri terlibat sejak 13 Februari 1990 dan meratifikasi pada 17 Oktober 1990.

63. Republik Moldova, terlibat secara aksesi sejak 20 September 2006.

64. Rumania, turut menandatangani sejak 15 Maret 1990 dan meratifikasi pada 27 Februari 1991.

65. Rwanda, terlibat secara aksesi sejak 15 Desember 2008.

66. San Marino, turut menandatangani sejak 26 September 2003 dan meratifikasi pada 17 Agustus 2004.

67. Sao Tome and Principe turut menandatangani sejak 6 September 2000.

68. Serbia, terlibat secara aksesi sejak 6 September 2001.

69. Seychelles, terlibat secara aksesi sejak 15 Desember 1994.

70. Slovakia, turut menandatangani sejak 22 September 1998 dan meratifikasi pada 22 Juni 1999.

71. Slovenia, turut terlibat sejak 14 Sep 1993 dan meratifikasi pada 10 Maret 1994.

72. Afrika Selatan, terlibat secara aksesi sejak 28 Agustus 2002.

73. Spanyol, turut menandatangani sejak 23 Februari 1990 dan meratifikasi pada 11 Aprril 1991.

74. Swedia, , turut menandatangani sejak 13 Feb 1990 dan meratifikasi pada 11 Mei 1990.

75. Swiss, terlibat secara aksesi 16 Juni 1994.

76. Republik Makedonia, terlibat secara aksesi 26 Januari 1995.

77. Timor Leste, terlibat secara aksesi 18 September 2003.

78. Turki, turut menandatangani sejak 6 April 2004 dan meratifikasi pada 2 Maret 2006.

79. Turkmenistan, terlibat secara aksesi 11 Januari 2000.

80. Ukraina, terlibat secara aksesi 25 Juli 2007.

81. Inggris Raya dan Irlandia Utara, turut menandatangani sejak 31 Maret 1999 dan meratifikasi pada 10 Desember 1999.

82. Uruguay, turut menandatangani sejak 13 Februari 1990 dan meratifikasi pada 21 Januari 1993.

83. Uzbekistan, terlibat secara aksesi 23 Desember 2008.

84. Venezuela, turut menandatangani sejak 7 Juni 1990 dan meratifikasi pada 22 Februari 1993.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini